CSR, YDD – PT Kartika Prima Cipta

CSR, Corporate Social Responsibility adalah salah satu kewajiban yang dilakukan oleh perusahaan ketika melakukan sebuah proyek yang bersinggungan dengan masyarakat. CSR adalah bentuk kepedulian pada (terutama) masyarakat sekitar. Ada berbagai bentuk CSR yang lazim dilaksanakan.

Ada empat tipe dari CSR, Corporate Social Responsibility: Economic Responsibilities, Legal Responsibilites, Ethical Responsibilities and Philanthropic Responsibilities.

PT. KARTIKA PRIMA CIPTA – PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY AND CSR.

Dimulai tahun 2014, PT Kartika Prima Cipta (KPC) menggandeng Yayasan Dian Desa untuk menginisiasi program CSR – Corporate Social Responsibility perusahaan di wilayah kerja PT KPC.

Dengan CSR, KPC berharap ada kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat terutama di sekitar lokasi perusahaan bergiat.

Ada beragam kegiatan CSR yang dikembangkan didasarkan pada analisa kebutuhan masyarakat. Analisa kebutuhan tersebut terbagi dalam beberapa komponen, yaitu kebutuhan dasar, ekonomi masyarakat dan pengayaan kegiatan pendidikan.

Program CSR didesain tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek tetapi juga dalam jangka panjang. Artinya, beragam kegiatan CSR yang dibuat mempunyai kemanfaatan dalam jangka panjang. Karenanya, profiling program jangka menengah serta jangka panjang untuk program CSR mutlak untuk dilakukan sedari awal agar lintasan ‘kerja’, pencapaian serta target terarah.

Berdasar kebutuhan tersebut, Yayasan Dian Desa mengajukan sejumlah program untuk memperkaya program CSR dalam konteks pengembangan masyarakat dalam timeline jangka menengah dan jangka panjang. Yayasan Dian Desa memberi usulan pendekatan program CSR PT KPC dengan beberapa pertimbangan, yaitu:

1. Perencanaan Jangka Menengah (PJM), dimaksudkan untuk memperkaya (complement) terhadap keseluruhan kegiatan CSR KPC Muara Tawang Estate. Bukan menggantikan CSR yang sedang dan/atau akan dilaksanakan.

2. Pengembangan dengan bercirikan pada kombinasi sumber daya (characterized by resource combination). Dalam hal ini maksud dari kombinasi sumber daya adalah dalam arti luas, misalnya:

  • Kombinasi gagasan/ide dari bawah dan juga dari atas B. Memperhatikan dan mendayagunakan sumber daya lokal tetapi bila perlu juga memanfaatkan sumber daya dari luar
  • Hal yang sama pada teknologi dan keterampilan

3. Keberlanjutan (sustainablity) dengan orientasi pemasaran yang luas dan tidak dibatasi oleh orientasi pemasaran lokal saja (non conventional and wide marketing).

4. Mengkaitkan dengan arus utama pembangunan di wilayah bersangkutan (incorporate the development mainstream of the region).

5. Interaksi dan bekerja sama dengan aktor atau stakeholder lain yang bergian dalam program lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Atas pertimbangan 5 hal tersebut, Program CSR yang diusulkan terdiri dari 4 komponen, yaitu:

  1. Komponen A: Prasarana AMPL masyarakat (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman)
  2. Komponen B: Ekonomi Masyarakat
  3. Komponen C: Memperkaya (enrichment) Kegiatan Pendidikan
  4. Komponen D: Monitoring (Profile & Progress)

Di fase awal pelaksanaan CSR, kegiatan dimulai dengan ‘quick assesment’ yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan sarana air bersih untuk warga Desa Mantan dan Menapar. Pembangunan sarana ini telah selesai dilaksanakan serta memberi kecukupan akses terhadap air bersih pada 1000 jiwa di dua desa tersebut.

Akses air bersih yang dibangun mulai dari pembangunan instalasi dan sistem distribusi sampai ke rumah warga.

Saat ini, Yayasan Dian Desa tengah melanjutkan Program CSR PT KPC dalam bentuk peningkatan ekonomi masyarakat dan konservasi lingkungan secara komprehensif melalui kegiatan pembibitan, penanaman, pendampingan, pembentukan kelompok, pengolahan dan pemanfaatan tanaman Moringa.

#csr #corporateresponsibility #socialresponsibility #sinarmas #kpc #kalimantanbarat