DD Medical Biomass Incinerator

Insinerator DD Best, DD Midi dan DD Mini adalah tungku pembakar limbah klinis dengan temperatur tinggi dan menggunakan bahan bakar biomassa.

DD BEST

Dimensi : 1080 X 754 1818 mm (L X W X H)
Volume reaktor: 260 lt
Tipe: Cross draft
Lining material: Refractory Cement 1700 degree celcius
Insulation: Vermiculite & insulation cement 1400 degree celcius
Cover: Stainless steel
Kapasitas: 35 Kg sampah/jam
Temperatur Kerja: > 1000 degree celcius
Bahan bakar: Biomassa (tempurung kelapa, kayu serpih, kulit kacang, tongkol jagung, dsb.)

DD MIDI

Dimensi : 680 X 500 X 1000 mm (L X W X H)
Volume reaktor: 40 lt
Tipe: Cross draft
Lining material: Refractory Cement 1700 degree celcius
Insulation: Vermiculite & insulation cement 1400 degree celcius
Cover: Stainless steel
Kapasitas: 8 Kg sampah/jam
Temperatur Kerja: > 1000 degree celcius
Bahan bakar: Biomassa (tempurung kelapa, kayu serpih, kulit kacang, tongkol jagung, dsb.)

DD MINI

Dimensi :520 X 320 X 700 mm (L X W X H)
Volume reaktor: 15 lt
Tipe: Cross draft
Lining material: Refractory Cement 1700 degree celcius
Insulation: Vermiculite & insulation cement 1400 degree celcius
Cover: Stainless steel
Kapasitas: 2 Kg sampah/jam
Temperatur Kerja: > 1000 degree celcius
Bahan bakar: Biomassa (tempurung kelapa, kayu serpih, kulit kacang, tongkol jagung, dsb.)

SISTEM OPERASIONAL INSINERATOR DD BEST, DD MIDI DAN DD MINI

  • Tidak memerlukan rumah pelindung karena cover dari stainless steel (baja tahan karat)
  • Tidak membutuhkan listrik karena operasional insinerator tidak tersambung listrik dan tidak ada peralatan yang bergerak (moving part)
  • Tidak menggunakan bahan bakar minyak. Bahan bakar menggunakan biomassa.
  • Biomass pada tingkat karbonisasi berfungsi sebagai katalis terhadap gas buang sehingga kualitas gas buang lebih baik
  • Tipe aliran pembakaran adalah cross draft
  • Sistem pasokan oksigen untuk pembakarannya adalah secara natural draft dengan detention time 1.2 – 1.9 detik
  • Insinerator terdiri dari dua ruang bakar, yaitu chamber I dan chamber II
  • Proses pembakaran dalam insinerator dilakukan dalam 3 tahap pembakaran
  • Pembakaran tahap pertama dilakukan pada heart di chamber I, terjadi proses pyrolisa, karbonisasi dan reduksi yang dilakukan pada kondisi kurang oksigen (oxygen starving)
  • Pembakaran tahap kedua dan ketiga dilakukan pada chamber II untuk membakar asap hasil dari pembakaran pertama
  • Asap hasil pembakaran sempurna akan berwarna jernih transparan dan dikeluarkan melalui cerobong