Profil IPAL Tulung

Profil IPAL Tulung

IPAL Tulung adalah salah satu cerita ‘manis’ dimana IPAL dibangung secara gotong royong oleh masyarakat. Posisi PUSTEKLIM dalam pembangunan IPAL Tulung adalah memfasilitasi konsultasi teknis serta teknologi RBC, sedangkan pembiayaan didanai oleh APBD Kab. Sleman dan warga membiayai sendiri sambungan dari rumah ke jalur IPAL.

Berikut kami share Profil IPAL Tulung.

———

Luas dan Batas Wilayah Administrasi

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki luas 3.185,80 km2. Terdiri atas satu kota madya, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan. Propinsi DIY terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa, di bagian selatan dibatasi Samudera Indonesia, sedangkan di bagian lainnya dibatasi oleh wilayah Provinsi Jawa Tengah yang meliputi: Kabupaten Klaten di sebelah timur laut, Kabupaten Wonogiri di sebelah tenggara, Kabupaten Purworejo di sebelah barat, dan Kabupaten Magelang di sebelah barat laut.

Letak dan Kondisi Geografis

Secara astronomis, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terletak antara 70° 33’ LS – 8° 12’ LS dan 100° 00’ BT-100° 50’ BT. Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tersusun dari empat satuan fisiografis yaitu satuan pegunungan selatan (dataran tinggi Karst) dengan ketinggian berkisar antara 150-700 meter, satuan gunungapi Merapi dengan ketinggian tempat berkisar antara 80-2911 meter, satuan daratan rendah yang membentang antara pegunungan selatan dan pegunungan Kulon progo pada ketinggian 0-80 meter dan pegunungan Kulon Progo dengan ketinggian hingga 573 meter.

Pembangunan IPAL Komunal/Perpipaan, Kelurahan Amanmartani RT 01-04 RW 01&02, Kecamatan Kalasan, Padukuhan Tulung

DESKRIPSI SINGKAT

Kondisi sanitasi di daerah Tulung tidak bagus dan cukup mengkhawatirkan kemudian timbul kesadaran warga untuk memperbaiki kondisi sanitasi di lingkungan mereka. Warga Tulung mengajukan proposal untuk pembuatan IPAL karena menurut mereka dengan adanya IPAL kondisi sanitasi di daerah mereka akan menjadi lebih baik. Proposal tersebut diajukan mereka kepada pemerintah Kabupaten Sleman dan PUSTEKLIM untuk bersama-sama membangun IPAL di daerah mereka.

Model kerjasama pada IPAL Tulung ini menarik dan sedikit berbeda dari Program IPAL Komunal Pusteklim lainnya. Hal ini dikarenakan rencana awal hanya akan menggunakan sistem Anaerobik dan Perpipaan yang anggaran dananya bersumber dari program SLBM Kab. Sleman. Akan tetapi warga di dusun Tulung memilih IPAL Komunal dengan sistem kombinasi Anaerobik dan Aerobik karena kualitas air olahannya bagus dan tidak bau, sehingga KSM SANO merangkul PUSTEKLIM untuk melengkapi proses Aerobiknya.

Pembangunan IPAL Komunal dibiayai secara bersama oleh pihak Pemda Kabupaten Sleman melalui Kantor Lingkungan Hidup melalui Program Sanitasi Langsung Berbasis Masyarakat (SLBM) dan PUSTEKLIM melalui “Project for Diffusion of Participatory Communal Waste Water Treatment System in Urban Densely Populated Area in Indonesia” (Proyek Penyebarluasan dan Peningkatan Sistem IPAL Komunal Berbasis pada Masyarakat di Wilayah Perkotaan yang Padat di Indonesia) dalam skema JICA Partnership Program.

KSM, Nama KSM: Sano.

Batas Wilayah IPAL, Barat: Kali Opak. Timur: Sawah Warga. Utara: Jl. Alternatif Prambanan-Magelang. Selatan: Sawah Warga.

Biaya Pelaksanaan, Rp 450.000.000 dari dana SLBM melalui APBD Kab. Sleman, PUSTEKLIM memberikan Unit RBC (Rotating Biological Contactor) dan Warga membiayai sendiri sambungan dari rumah ke jalur IPAL nya.

 

Status Lahan, Lahan yang digunakan untuk lokasi IPAL merupakan tanah kas desa yang berlokasi di RT. 04.

Status Keberfungsian, Masih berfungsi dengan baik sampai sekarang.

Jumlah Pemanfaat, 70 Sambungan Rumah (SR), 70 Kepala Keluarga (KK), kapasitas desain sampai 120 KK dan kurang lebih 360 Jiwa.

Iuran Pengguna,  sebelas ribu rupiah per KK, per bulan.

Teknologi, IPAL Komunal Tulung di desain dengan Proses pengolahan secara biologi dengan kombinasi Teknologi Anaerobik dan Aerobik diagram alir prosesnya sebagai berikut : Grit chamber + Screen →  Bak Sedimentasi   → Anaerobik Buffle Reactor → Anaerobic Filter → RBC → Bak Sedimentasi Akhir.

#ipalkomunal #instalasipengolahanlimbahcair #anaerobik #aerobik